BUPATI OKU BERI PENGHARGAAN 32 POLISI YANG UNGKAP PEMBUNUHAN

oleh -63 views

BATURAJA OKU-Bupati OKU H Kuryana Azis mengapresiasi anggota Polres OKU dan jajarannya atas keberhasilan mengungkap kasus perampokan sadis disertai pembunuhan di Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur-OKU, yang menewaskan istri mantan Manajer PT Mitra Ogan Hermin Damayanti  (51)  pada Rabu (18/04) lalu. Atas hal itu, Bupati pun memberikan penghargaan kepada 32 polisi yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.

Pemberian penghargaan ini dilakukan secara khusus setelah selesai upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Pemkab OKU, Senin (21/05) pagi. Dalam pemberian penghargaan tersebut dimulai dari Bupati OKU H Kuryana Azis kepada Kasat Reskrim AKP Alex Andryan, kemudian Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo, Kepala Pengadilan OKU Singgih, Kepala Pengadilan Agama dan seterusnya secara simbolis.

Seperti diketahui, perampokan yang terjadi di rumah Hermin Damayanti  (51), warga Lorong Bersama RT02, RW 03, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur. Bupati OKU H Kuryana Azis berharap prestasi kinerja, dedikasi dan loyalitas terus ditingkatkan dan dipertahankan. Diharapkan, mereka yang meraih penghargaan ini mampu menjadi acuan untuk anggota yang lain agar bekerja lebih baik, ujarnya.

Ditempat yang sama Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya berhasil mengamankan Rahmad Sumaedi (57) sebagai tersangka dalam kasus perampokan disertai pembunuhan. Awalnya jajaran Reskrim Polres OKU dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Alex Andryan bersama Kanit Pidum Ipda Charli STK berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap Hermin Widayati (51).

Pelaku Rahmad Sumaedi ditangkap di Bandar Lampung pada, Sabtu malam (28/04). Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikaki kanan karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Selama menjadi buronan polisi selama 10 hari pelaku berpindah-pindah tempat. Dari Baturaja ke Palembang kemudian ke Solo lalu ke Bandar Lampung kemudian tertangkap di Lampung.

Baca Juga :   Porprov Ajang Persiapan PON Ke-XX Papua Tahun 2020

Penangkapan Rahmad Sumaedi seperti sair lagu dangdut yang dipopulerkan Mansyur S dengan judul “Air Susu Dibalas Air Tuba” begitulah pepatah yang cocok dialamatkan kepada  Rahmad Sumaedi (57) pelaku pembunuhan sadis terhadap Hermin Widayati (51). Isteri mantan Manajer di PT Mitra Ogan ini dihabisi oleh mantan anak buah suaminya sendiri. Padahal pelaku sudah diangap seperti keluarga sendiri, bahkan pelaku bisa bekerja di perusahaan tersebut berkat pertolongan Sudarsono suami Hermin Widayati. (yudi kasman)