
BATURAJA,Samudra.News-Peringatan HGN dan HUT ke 80 PGRI Tahun 2025 di Kabupaten OKU berlangsung hikmad dan penuh makna. Acara dilaksanakan di Gedung Kesenian Baturaja, Kamis (27/11/2025).
Dari pantauan media acara tersebut dihadiri langsung Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, Forkopimda OKU, Bunda Paud/Bunda Literasi OKU Hj. Zwesty Karenia Teddy, Kepala OPD, Para Guru dan Undangan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, MSi menyampaikan tema kegiatan peringatan HGN dan PGRI kali ini “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”.

“Peringatan Hari Guru ini murni gotong royong dari Para Guru di OKU, sebenarnya hari guru ini jatuh pada 25 November kemarin, namun dengan beberapa pertimbangan dilaksanakan hari ini,” ujarnya.
Kegiatan ini untuk membangun dan memperkokoh solidaritas dan kesetiakawanan para guru, serta meningkatkan semangat dedikasi dan profesional para guru di OKU.
“Hingga hari ini data statistik guru yang terdaftar di dapodik berjumlah 5.323 orang, mereka tersebar di seluruh sekolah baik TK, Paud, SD, SMP dan kelompok belajar di seluruh kecamatan di OKU”.

Dari jumlah itu 1795 diantaranya sudah bertatus PNS, 1545 Guru P3K, 1983 guru berstatus P3K Paruh waktu dan guru tidak tetap. “Meskipun berstatus P3K namun sumbangsih mereka didunia pendidikan di OKU sangat besar, dan ini menjadi PR kita, beraharap ada kebijakan mereka bisa diangkat menjadi PNS,” tutupnya.
Ditempat yang sama Bupati OKU Teddy Meilwansyah dalam sambutannya menyampaikan “Atas nama pribadi dan Pemkab OKU, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan salam takzim kepada para guru yang telah memajukan pendidikan, tanpa guru mungkin saya tidak akan bisa berdiri disini, tanpa guru mungkin saya tidak akan bisa jadi Bupati,”ujarnya.
Teddy juga menyampaikan ucapan “Selamat HUT PGRI ke 80 dan Hari Guru Indonesia, Teddy meminta diusia ke-80 ini PGRI semakin menguatkan kembali semangat pengabdian.

“Saya mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi dan mengupgrade kemampuan dirinya, tak dipungkiri dunia pendidikan saat ini terus mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya transformasi digital,” katanya.
Saat ini PGRI dan Guru menaruh harapan besar dengan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, salah satunya fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, peningkatan kesejahteraan, peningkatan kompetensi dan perlindungan hukum untuk para guru.
“Untuk perlindungan hukum, mungkin perlu kita bentuk badan atau satuan khusus untuk perlindungan dan pendampingan hukum guru, mungkin Kadisdik bisa nanti kerjasama dengan APH atau Kejari OKU,” harapnya.
Bupati OKU tidak lupa mendoakan Saidatul Fitriyah (Almh) Guru SMP 46 OKU yang meninggal dunia akibat perbuatan keji seseorang tak bertanggung jawab. “Kami sangat mengutuk perbuatan keji ini, mari sama-sama kita mendoakan almarhumah Saidatul Fitriyah agar beliau husnul khotimah dan ditempatkan disurganya Allah SWT,”.(yudi).








