BNNP Sumsel & Tim F1QR TNI AL Palembang Musnakan Shabu 79 Kg

oleh -41 views
Barang bukti Shabu seberat 79 Kilogram

PALEMBANG Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel bersama Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang musnahkan 79 Kg Shabu. Shabu yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus TNI AL di perairan Muara Sungsang, Banyuasin beberapa waktu lalu.

Sebelum dilakukan pemusnahan tim Laboratorium Cabang Palembang terlebih dahulu mengecek sampel sabu secara acak. Setelah dipastikan mengandung Methamphetamin baru dimusnahkan dengan cara diblender lalu dicampur deterjen, Selasa (10/12/2019).

Selain puluhan kilogram narkoba jenis Shabu yang dimusnakan, BNNP juga menghadirkan kedua tersangka yakni Herman (59) dan Deni (47), warga Kecamatan Kalidoni Palembang. Sebelumnya, narkoba jenis Shabu ini dibawa kedua pelaku di wilayah perairan Sungai Sungsang, Kabupaten Banyuasin setelah anggota mendapat informasi dari Lanal Batam.

Shabu dimusnakan dalam ember yg dicampur diterjen

Mendapat informasi tersebut, Tim F1QR Lanal Palambang langsung melakukan penyelidikan, dan menemukan sebuah speedboat 40 pk melaju kencang, hingga langsung dikejar dan baru berhenti setelah diberikan tembakan peringatan.

Setelah itu, dilakukanlah penggeledahan lalu petugas menemukan empat buah koper ditutupi karung goni yang didalamnya terdapat 79 bungkus narkotika jenis Shabu yang dikemas dalam bungkus teh China pada Selasa, (28/18/2019).

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman didampingi Komandan Pangkalan TNI AL Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto mengatakan, Narkoba yang dimusnakan pada siang hari ini adalah hasil penangkapan yang dilakukan setelah tim Patroli One Quick Response bersama BNNP Sumsel dengan melakukan pengejaran di sungai Sungsang Kabupaten Banyuasin.

Ya narkoba yang kita musnakan ini diduga berasal dari Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui perairan, saat ini kita sudah menyelamatkan jutaan anak bangsa untuk terhindar dari narkoba, ujarnya.

Pemusnahan ini juga merupakan bentuk transparansi penyidikan agar proses penyelidikan yang dilakukan penyidik diketahui khalayak umum. Begitu proses sebelum dimusnahkan dilakukan uji laboratorium dulu terhadap barang bukti. Inilah SOP yang dilakukan BNN dalam melakukan pemusnahan barang bukti.

Baca Juga :   Wakil Bupati Sholehien Abuasir Buka Lomba Burung Berkicau Bupati Cup 2 Tahun 2019

Jenderal polisi bintang satu ini juga mengapresiasi keberhasilan Lanal Palembang yang berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dalam jumlah yang besar. Ini membuktikan bahwa wilayah perairan masih menjadi pilihan bandar narkoba untuk menyelundupkan narkoba.

Para sindikat bandar narkoba sengaja memanfaatkan dua kurir Herman dan Deni yang berprofesi sebagai nelayan untuk menyelundupkan narkoba wilayah perairan masuk ke Sumsel berkat informasi intelijen TNI AL penyelundupan berhasil digagalkan, pungkasnya (her).