Al-Hidayah OKU Gelar Pengajian & Memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 H

oleh -33 views
Sekda memberikan kepada anak Yatim secara simbolis

BATURAJA OKU-Bupati Ogang Komering Ulu (OKU) yang diwakili Sekda Dr H Achmad Tarmizi membuka pengajian Al-Hidayah Kabupaten OKU, sekaligus memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriyah. Pengajian majelis taklim Al-Hidayah OKU  di Masjid Agung Islamic Centre Baturaja Kecamatan Baturaja Timur OKU. Dihadiri Ketua TP PKK Hj Badiar Dewi Kuryana dan Wakil Ketua TP PKK Henny Johan, Ketua DW Persatuan Hj Yusmadiana Tarmizi dan ratusan jemaah yang mayoritas kalangan ibu-ibu serta menghadirkan penceramah ustadz Riyan Dinata BSc Hons, Senin (03/09) siang.

Dalam sambutannya, Ketua panitia sekaligus ketua majelis taklim pengajian Al-Hidayah Hj Rosleni Iskandar mengatakan, kami menggelar pengajian  rutin setiap 1 bulan sekali yang sudah berlangsung selama ini. Alhamdulillah, para majelis taklim dari masjid yang ada di OKU aktif dalam pengajian Al-Hidayah ini. Pihaknya akan terus mengembangkan pengajian dan membentuk kepengurusan majelis taklim di setiap kecamatan di Kabupaten OKU, ujarnya.

Sambutan Sekda OKU Dr H Achmad Tarmizi

Majelis Taklim Al-Hidayah OKU menjelaskan akan terus melakukan pembinaan dan memantau kepada organisasi pengajian Al-Hidayah yang ada di Kabupaten OKU. Kita melakukan program kerjasama dengan kepengurusan di berbagai Kecamatan. Selain itu, program Al-Hidayah diantaranya membantu pada yayasan Yatim Piatu, membantu dalam hal kemanusian rakyat Palestina, Rohingya Miyanmar dan beberapa korban bencanan alam, baru baru ini membantu korban bencana alam Lombok NTB.

Ditempat yang sama Bupati OKU H Kuryana Azis yang diwakili Sekda Dr H Achmad Tarmizi dalam kata sambutannya mengatakan, peringatan dan perayaan tahun baru islam 1440 H, dengan Tema “Dengan Semangat Tahun Baru 1 Muharam 1440 H, kita buat syiar Islam semakin menggema untuk merajut ke dalam Iman dan Taqwa, memupuk rasa persaudaraan, serta memperkokoh persatuan umat dalam bingkai NKRI tercinta”. Pengajian Al-Hidayah diakui oleh Sekda konsisten menyelenggarakan kegiatan semacam ini.

Baca Juga :   108 TAHUN OKU, MENUNJUKAN SITUASI SOSIAL DAN PEREKONOMIAN YANG POSITIF
Ketua TP PKK OKU Hj Badiar Dewi Kuryana

Pertama sekali Bupati dan Wakil Bupati OKU mengucapkan permohonan maaf, karena beliau berdua sedang dinas ke luar kota, dan menitip salam kepada ibu-ibu pengajian Al-Hidayah OKU. Dalam sambutannya Pemkab OKU menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus DPD pengajian Al-Hidayah mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa yang ada di Kabupaten OKU.

 

Ucapan terima kasih juga kepada Ustadz Riyan Dinata yang telah berkenan hadir ditengah-tengah kita saat ini. Yang Insya Allah akan menyampaikan Tausiyahnya untuk pencerahan Iman bagi kita semua. Dalam kesempatan ini Bupati ingin mengingatkan kita semua, bahwasanya aktifitas pengajian seperti yang kita laksanakan hari ini, hendaklah mampu memberikan pengaruh yang positif terhadap jiwa keagamaan kita, menjadi iman kita menjadi lebih meningkat, mampu menundukkan hati kita untuk patuh dan taat kepada syariat agama Allah SWT yang pada akhirnya tercermin dalam setiap aktifitas kita sehari-hari.

Sekda dan Ibu-ibu PKK bersama anak Yatim

Saat ini, banyak kaum muslimin yang terpuruk dimana banyak orang muslim akan tetapi tak seperti orang muslim meski secara harfiah tak terlepas dengan ritual keagamaan seperti sholat, mengaji bersedekah dan sebagainya. Katakanlah orang beragama Islam akan tetapi kehidupannya tak seperti orang muslim yang tidak terlepas dengan perkara ibadah rutin yang biasa dilaksanakannya, dalam kehidupannya sudah semakin jauh dari nilai-nilai Islam dalam aktifitas sehari-harinya. Kita hanya menjadikan Islam itu, Cuma sekedar simbol dan indentitas saja atau juga mungkin pengajian yang kita lakukan hanya sebatas rutinitas saja. Kita tidak ingin seperti itu, kita ingin ada peningkatan Iman dan Ibadah kita sehari-hari.

Ustadz Riyan Dinata dalam tausiah mengajak pada momentum tahun baru Islam 1 Muharram terus dalam kondisi sehat walafiat. Sehingga bisa terus mendekatkan diri dengan Allah SWT. Salah satunya aktif mengikuti pengajian karena panggilan Allah SWT. Harta yang diberikan kepada kita hanya titipan saja, tapi amal yang akan kita bawah dalam akhirat. Untuk itu, para jemaah yang sudah diberikan rejeki kekayaan jangan lupa mendekatkan diri dengan Allah SWT. Pungkasnya (yudi)

Baca Juga :   Deklarasi Damai Pemilu Tahun 2019 dan Sosialisasi Peraturan KPU