1.750 PERSONEL GABUNGAN Sosialisasikan Protokol Kesehatan Saat New Normal di Palembang

oleh -19 views
Walikota bersama pangdam, Kapolda di BKB Plg

PALEMBANG, Samudra.News-Pemkot Palembang bersama Forkopimda dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaksanakan simulasi pendisiplinan protokol kesehatan untuk masyarakat, sebagai persiapan menuju tatanan Hidup Baru atau New Normal, Bertempat di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (30/5/2020).

Di mana New Normal, mulai diberlakukan setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir pada 2 Juni 2020.

Walikota Palembang, Harnojoyo, mengatakan batas pemberlakuan PSBB ialah pada 2 Juni mendatang. Sementara pada tahapan menuju New Normal, pihaknya akan semakin meningkatkan pengawasan di tempat-tempat keramaian, seperti Pasar, Mall dan Sekolah.

Walikota saat dibncangi Kapolda dan Pandam II/Swj

Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan PSBB tidak lain agar disiplin protokol kesehatan dapat berjalan. Sementara saat New Normal nanti, petugas keamanan, baik Polisi maupun TNI, akan disiagakan di tempat keramaian dalam penertiban protokol kesehatan, kata Walikota Palembang.

Harnojoyo menegaskan, pada tahapan menuju New Normal ini tidak ada pelonggaran terhadap keseharian masyarakat. Justru protokol kesehatan dilakukan lebih maksimal.

Tidak ada istilah pelonggaran, meski kita menunggu hasil evaluasi PSBB. Untuk Sekolah, Transportasi, dan Tempat Ibadah kami menanti instruksi pusat dan saran MUI, ucap orang nomor satu di Kota Palembang.

Lalu simulasi pendisiplinan ini dilakukan selayaknya di Mall-Mall, masyarakat yang mengunjungi Mall diminta untuk mencuci tangan sebelum masuk dan diperiksa suhu tubuhnya.

Kemudian petugas juga akan ikut berjaga di dalam Mall untuk memantau jika ada pengunjung yang berkerumun dan menjaga jarak pengunjung agar lebih disiplin.

Walikota Palembang Harnojoyo dan Wawako Plg

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, SIP, MHum mengatakan, mekanismenya adalah kapasitas tempat keramaian dikurangi 50 persen saja dari kapasitas biasanya. Karena masyarakat rata-rata tak nyaman ketika diingatkan, pihaknya juga akan membuatkan buku panduan bagi masyarakat.

Baca Juga :   Lomba Sekolah Sehat, 3 Sekolah di OKU Ikuti Penilaian Tingkat Provinsi

Jangan heran nanti kalau di pasar ada Polisi dan TNI, karena kita sedang berperang melawan Covid-19. Pasar Tradisional akan coba kita atur yang akan dikoordinasikan dengan Dinas Perdagangan, ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, Gugus Tugas akan menerjunkan 1.750 personel gabungan terdiri dari TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub, Lanal, dan Lanud untuk menyasar tempat keramaian mensosialisasikan protokol kesehatan.

Seperti yang kami sampaikan bahwa gugus tugas akan melibatkan 1.750 personel. Sasarannya adalah terciptanya masyarakat yang hidup sehat. Ada 6 tempat Pendidikan, Tempat Ibadah, Lingkungan Kerja atau Industri Fasilitas Umum tempat usaha, Mall, terakhir di moda Transportasi, pungkasnya (wahyu).